You are currently viewing FKM Untika Luwuk Mantapkan Proker untuk Satu Tahun Kedepan

FKM Untika Luwuk Mantapkan Proker untuk Satu Tahun Kedepan

LUWUK, LUWUK POST– Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Tompotika (Untika) Luwuk memantapkan program kerja (Proker) selama satu tahun kedepan, periode September 2021 hingga September 2022.

Hal tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan rencana kerja (Raker) bersama yang bertemakan “Bergerak Bersama untuk Sehat dan Berkualitas”. Raker ini diikuti oleh pimpinan fakultas, para dosen FKM, Badan Eksekutif Mahasiswa dan pendiri FKM, Selasa (7/9).

Kepada Harian Luwuk Post, Dekan FKM Untika Ramli Bidullah menyatakan, raker ini sudah menjadi agenda rutin tiap tahun, yang sudah dilaksanakan sejak 2019. Dan tahun 2021 ini, sudah yang ketiga kalinya.

“Kita mencoba untuk kembali keseharusnya. Kalau menyusun proker harus ada rencanan kerja tahunan,” jelas Ramli, saat ditemui di fakultas, kemarin.

Dalam raker ini, pihaknya berpedoman pada rencana strategi (Renstra) dan rencana operasional. Dua hal ini yang menjadi pemaparan awal Ramli Bidullah. Setelah itu, dilanjutkan dengan pemaparan proker yang sudah dilaksanakan oleh Wakil Dekan I, II dan III selama satu tahun ini.

“Proker sebelumnya akan menjadi evaluasi. Ini juga bisa menjadi rujukan ketika menyusun proker satu tahun kedepan,” tandasnya.

Kata Ramli, hal ini sudah selayaknya dilakukan. Harus sesuai dengan alur-alur perencanaan. Program kerja harus terukur. Target kedepan harus direncanakan. Melalui masukan dan saran dari semua civitas akademika FKM Untika.

“Proker harus disusun bersama. Karena ini penting. Dan di fakultas keputusan bersama adalah keputusan tertinggi,” pungkasnya.

Dalam penyusunan program kerja, jelas Ramli dipastikan berkaitan dengan tri dharma perguruan tinggi, yakni kegiatan pendidikan, pengabdian dan penelitian. Hal inilah menjadi alasan sehingga semua pihak termasuk mahasiswa dalam hal ini BEM dilibatkan.

Terlebih saat ini, dalam prosesi akreditasi kegiatan kemahasiswaan sudah menjadi tuntutan yang harus dipenuhi. Melalui raker ini, BEM bisa menyampaikan program-program yang mau dilakukan. Kedepannya, tinggal dirasionalkan dengan anggaran yang ada.

“BEM juga dimasukan dalam penyusunan program. Pelibatan BEM dalam perguruan tinggi, pengabdian dan penelitian harus dilakukan,” terangnya.

Setelah penyusunan program rampung,  pihaknya akan melanjutkan dengan rapat kerja anggaran. Hal tersebut penting, sehingga biaya yang tersedia akan mengikuti program kerja yang sudah disusun. “Setelah itu baru kita ajukan ke senat fakultas. Pastinya implementasi program dimulai bulan ini,” jelasnya.

Selain itu, raker bersama yang dilaksanakan selama tiga hari kedepan ini, FKM tak menyusunan proker begitu saja. Namun, time schedule juga ditetapkan. Sehingga proses penerapannya sesuai dengan harapan.  “Saya berharap, melalui upaya ini pengembangan FKM kedepan bisa lebih bagus. Dan target-target yang kita rencanakan bisa tercapai. Yang penting berkualitas,” tutupnya. (leb)

Tinggalkan Balasan