You are currently viewing FKM Untika : Raih  Akreditasi Nasional Jurnal Ilmiah

FKM Untika : Raih Akreditasi Nasional Jurnal Ilmiah

LUWUK, LUWUK POST : Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Tompotika (UNTIKA) Luwuk Banggai, kembali menorehkan prestasi di Bidang Akademik. Hingga meraih Akreditasi Nasional Jurnal Ilmiah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek)

Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Nomor 164/E/KPT/2021, tanggal 27 Desember 2021 tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah periode II tahun 2021.

FKM Untika Luwuk kini berhasil meraih akreditasi Science and Technology Index (SINTA) Dengan berjudul Public Health Journal. Dan mampu meraih peringkat V dari Kemendikbud Ristek.

Dekan FKM Untika Luwuk, Ramli Bidullah mengungkapkan, tentu merasa bangga atas hasil pencapaian ini. Dengan mendapat suport hingga dukungan dari Rektor Untika Luwuk.

Bahwa FKM Untika Luwuk terus melakukan berbagai upaya peningkatan serta pengembangan.

“Seperti dalam aspek pengelolaan jurnal, serta pada web jurnal yang berbasis Online Journal System (OJS) Maupun pada kapasitas hingga kemampuan editor dan reviewer yang dilibatkan,”ujar Ramli, kepada awak media ini. Sabtu (22/1)

Sambung Ramli, melihat hasil pencapaian prestasi itu, kata dia, maka selama tahun 2022 ini, pihaknya akan terus berupaya melakukan peningkatan terhadap kapasitas para penulis dan pengelola Journal ilmiah dengan melalui berbagai pelatihan.

“Baik yang diselenggerakan oleh internal pengelola Journal, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Untika, maupun oleh pihak ekternal seperti Lembaga asosiasi jurnal, perguruan tinggi, hingga Kementerian terkait pengelolaan jurnal,” tuturnya.

Pimpinan Redaksi Editor in Chief Jurnal Kesmas Untika Luwuk (JKUL), Erni Yusnita Lalusu menerangkan, bahwa keberadaan Jurnal ilmiah ini Berkontribusi dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan.

Adapun Informasi-informasi ilmiah yang didapatkan dari berbagai penelitian diberbagai tempat, dapat digunakan sebagai referensi dalam pengembangan bidang ilmu tertentu.

Selain memberikan kontribusi untuk pengembangan ilmu pengetahuan, ia berkata, publikasi ilmiah juga dapat mengkomunikasikan data, informasi, dan pemikiran ilmiah seseorang kepada para pembaca atau masyarakat pada umumnya.

“Dan yang tidak kalah penting, adanya publikasi ilmiah juga menjadi syarat kenaikan pangkat seorang Dosen,” terang Erni Yusnita Lalusu, yang juga sebagai Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Untika Luwuk saat ini.

Mantan Wakil Dekan I FKM Untika Luwuk itu menambahkan, bahwa dalam penyelenggaraan perguruan tinggi, publikasi ilmiah oleh dosen maupun ketersediaan media publikasi yaitu jurnal ilmiah, merupakan salah satu indikator mutu pendidikan yang dinilai dalam proses audit internal dan eksternal yakni akreditasi. (*/dat)

Tinggalkan Balasan